3 Struktur Organisasi

Susunan Organisasi Dinas Kesehatan Daerah terdiri atas:

a. Kepala

b. Sekretaris, membawahi :

1. Sub Bagian Perencanaan Program;
2. Sub Bagian Keuangan dan Aset; dan
3. Sub Bagian Kepegawaian dan Umum

c. Bidang Bina Upaya Kesehatan membawahi :

1. Seksi Bimdal Gizi dan KIA;
2. Seksi Bimdal Pelayanan Kesehatan; dan
3. Seksi Bimdal Kesehatan Khusus.

d. Bidang Bina Bina Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan membawahi :

1. Seksi Bimdal Penyakit Menular;
2. Seksi Bimdal Penyakit Tidak Menular; dan
3. Seksi Bimdal Kesehatan Lingkungan.

e. Bidang Bina Pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan membawahi :

1. Seksi Bimdal Perencanaan dan Pendayagunaan;
2. Seksi Bimdal Pendidikan dan Pelatihan : dan
3. Seksi Bimdal Registrasi dan Akreditasi.

f. Bidang Bina Jaminan dan Sarana Kesehatan membawahi :

1. Seksi Bimdal Jaminan Kesehatan;
2. Seksi Bimdal Bidang Bina Kefarmasian, Jaminan, Sarana Kesehatan dan Alat Kesehatan ; dan
3. Seksi Bimdal Kefarmasian.

 

Selain itu, untuk membantu melaksanakan tugas-tugas teknis lainnya, dibentuklah beberapa Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) diantaranya :

1. UPTD Laboratorium Kesehatan membawahi :

1. Bagian Tata Usaha;
2. Seksi Seksi Mikrobiologi dan Imunologi ; dan
3. Seksi Seksi Patologi dan Toksikologi.

2. UPTD Surveilans, Data dan Informasi membawahi :

1. Bagian Tata Usaha;
2. Seksi Seksi Data, Informasi dan Litbangkes ; dan
3. Seksi Seksi Surveilans Epidemiologi.

3. UPTD Promosi Kesehatan membawahi

1. Bagian Tata Usaha;
2. Seksi Teknologi dan Sarana Promosi Kesehatan ; dan
3. Seksi Kemitraan dan Peran Serta Masyarakat.

4. UPTD Penanggunalangan Krisis Kesehatan membawahi :

1. Bagian Tata Usaha;
2. Seksi Kesehatan Matra ; dan
3. Seksi Penanggulangan Krisis Kesehatan.

5. UPTD Pendidikan dan Pelatihan Tenaga Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat membawahi :

1. Bagian Tata Usaha;