31 Sekolah di Dua Kecamatan di Kabupaten Poso Aktifkan Detektif Jentik, Perkuat Gerakan PSN di Lingkungan Sekolah

Poso – Upaya pencegahan dan pengendalian Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemberdayaan masyarakat terus diperkuat di Kabupaten Poso. Sebanyak 31 sekolah yang tersebar di dua kecamatan kini aktif menggerakkan siswanya sebagai Kader Detektif Jentik Cilik (KADET JELI), setelah para siswa dan guru mengikuti Sosialisasi dan Pemilihan Kader Detektif Jentik Cilik (KADET JELI) Tingkat Sekolah Dasar Tahun 2026 pada tanggal 19 Mei 2026 di Aula SMA GKST 1 Tentena, Kabupaten Poso. Program ini bertujuan menanamkan budaya hidup bersih dan sehat sejak dini sekaligus meningkatkan peran sekolah sebagai garda terdepan dalam mencegah perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD.

Pasca mengikuti pelatihan, para siswa telah mampu menjadi edukator di lingkungan sekolah masing-masing dengan menyampaikan pesan-pesan pencegahan DBD melalui kegiatan sosialisasi dan promosi kesehatan. Bersama para guru, mereka juga secara rutin melaksanakan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk, membersihkan lingkungan sekolah, serta mengidentifikasi dan menghilangkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi perindukan jentik nyamuk.

Pengelola Program DBD Kabupaten Poso menyampaikan bahwa keterlibatan aktif sekolah menjadi salah satu strategi penting dalam membangun perilaku pencegahan DBD yang berkelanjutan.

“Kami melihat antusiasme yang sangat baik dari siswa maupun guru setelah mengikuti pelatihan. Mereka tidak hanya memahami pentingnya pemberantasan sarang nyamuk, tetapi juga telah mampu menggerakkan kegiatan sosialisasi dan aksi nyata di lingkungan sekolah. Ke depan, kami berkomitmen memperluas program ini agar semakin banyak sekolah yang menjadi pelopor dalam pencegahan DBD.”

Lebih lanjut, Pengelola Program DBD Kabupaten Poso menjelaskan bahwa pada tahun 2027, pemerintah daerah menargetkan perluasan program ke tiga kecamatan dengan melibatkan sekitar 40 sekolah. Seluruh sekolah tersebut akan mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan agar Kader Detektif Jentik Cilik (KADET JELI) tetap aktif menjalankan perannya dalam melakukan pemantauan jentik, edukasi, dan promosi kesehatan di lingkungan sekolah.

Melalui penguatan peran siswa sebagai Kader Detektif Jentik Cilik (KADET JELI), diharapkan tercipta budaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang semakin kuat bukan hanya di lingkungan sekolah, namun dapat berlanjut hingga di rumah masing-masing, serta meningkatnya kepedulian seluruh masyarakat sekitar terhadap pencegahan DBD. Sinergi antara sekolah, tenaga pendidik, petugas kesehatan, dan pemerintah daerah diharapkan mampu mendukung terwujudnya lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit.

Sumber : Pengelola DBD (Sumiati, SKM., M. Kes)