Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untad Selesaikan Program Magang Berdampak di Dinkes Sulteng

Palu – Program Magang Berdampak mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako (Untad) di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah resmi berakhir. Penarikan mahasiswa magang dilakukan melalui kunjungan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Gemilang Bayu Ragil Saputra, S. I. Kom., M. I. Kom yang diterima langsung oleh mentor magang, Hamdi dan Suriyanti, SKM di lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Tadulako Nomor 1549/DST/UN28.3/KP.00.00/2026 tentang pelaksanaan penarikan mahasiswa Magang Berdampak Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Dalam surat tugas tersebut dijelaskan bahwa penarikan mahasiswa bertujuan untuk mengakhiri secara resmi pelaksanaan magang sekaligus mempererat hubungan kerja sama antara Program Studi Ilmu Komunikasi dan instansi mitra tempat mahasiswa melaksanakan kegiatan magang.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program magang yang telah berlangsung selama beberapa bulan. Evaluasi mencakup pengalaman belajar mahasiswa di lingkungan kerja, capaian kompetensi yang diperoleh, serta kontribusi mahasiswa dalam mendukung berbagai kegiatan komunikasi dan publikasi kesehatan di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah.

Hamdi, selaku mentor menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat para mahasiswa selama menjalani program magang. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi peserta magang, tetapi juga memberikan dukungan positif terhadap pelaksanaan tugas-tugas kehumasan dan penyebarluasan informasi kesehatan kepada masyarakat.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Gemilang Bayu Ragil Saputra, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah yang telah memberikan ruang belajar, bimbingan, dan pengalaman praktik kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi. Ia berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus berlanjut melalui berbagai program kerja sama akademik maupun pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang.

Program Magang Berdampak merupakan salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata di instansi pemerintah maupun lembaga mitra. Melalui program ini, mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi akademik, keterampilan profesional, serta memahami secara langsung dinamika dunia kerja sesuai bidang keilmuannya.

Dengan berakhirnya program magang tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di lingkungan kerja dapat menjadi bekal berharga dalam memasuki dunia profesional, sekaligus memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Humas Dinkes